Polusi Toksik Industri / Pembangkit Listrik Tenaga Batubara

T
oksisitas merkuri di udara atau polusi merkuri terjadi karena emisi polutan beracun dari pembangkit listrik tenaga batu bara, industri, dan kilang, serta dari kendaraan yang dapat sangat mempengaruhi kesehatan manusia dan ekosistem.

Pelepasan bahan kimia beracun, termasuk merkuri dari pembangkit listrik tenaga batu bara ini memasuki udara, dan mendarat di air dan tanah.

Selain itu, polutan yang mendarat pada permukaan air atau tanah tersimpan dalam keadaan lembab dan dapat mencemari tanah termasuk pertanian dan lahan pertanian serta sumber air termasuk sungai, danau, pasokan air minum termasuk sedimen dengan kebocoran toksin, termasuk merkuri, arsenik, dan logam berat lainnya yang diketahui dapat merusak sistem saraf dan pencernaan, ginjal, organ lain serta dapat menyebabkan cacat lahir.

Pada akhirnya, merkuri akan memasuki tubuh manusia melalui udara yang kita hirup, air yang terkontaminasi merkuri yang kita minum, dan makanan yang terkontaminasi merkuri yang kita makan.

Selanjutnya, merkuri akan menumpuk di dalam tubuh. Beberapa paparan merkuri dapat menyebabkan berbagai efek kesehatan yang berbahaya dalam tubuh kita.

Oleh karena itu, sedikit banyak pencemaran merkuri di udara menjadi salah satu masalah serius karena kemungkinan efek kesehatan yang berbahaya tidak hanya dari menghirup tetapi juga konsumsi makanan yang terkontaminasi dan hidup di lingkungan yang tercemar.

Referensi
[1] Toxic Air – The Case for Cleaning Up Coal-fired Power Plants. Retrieved from https://www.lung.org/getmedia/c3b2b744-7c7e-4941-b0cd-5a5e468515d1/toxic-air-report.pdf.pdf

[2] Despite Studies, Health Effects of Coal-Burning Power Plants Remain Unknown.
Retrieved from https://surgery.duke.edu/news/despite-studies-health-effects-coal-burning-power-plants-remain-unknown

 

Sejak revolusi industri, masing-masing dari kita menderita akibat dari masalah pencemaran lingkungan. Penyakit Minamata merupakan salah satu akibat dari pencemaran lingkungan akibat keracunan merkuri.

Paparan merkuri mengancam kesehatan manusia terutama perkembangan janin dan anak-anak berada pada risiko yang lebih tinggi.

Kesadaran akan keracunan merkuri dan sumber kontaminasi harus diwaspadai untuk mencegah masalah kesehatan dan polusi.